Subscribe to Educational Blog
Subscribe to Educational Blog
My Facebook
My Facebook
Join to My Twitter
Join to My Twitter
Share Your Pictures Here
Share Your Pictures Here
Pasang Iklan
Pasang Iklan Disini
Gabung dapat dollar
Gabung di Chitika
Toko Buku Murah
Belanja Buku Masukkan Kode K1-5388D3-1
Jasa Iklan Indonesia
Jasa Iklan Indonesia Adsensecamp
Penghasil Duit
Penghasil Duit
Sharing foto sambil dapat UANG
Sharing Foto sambil dapat UANG
Free Domain
Free Domain
Download Berbayar
Download Berbayar
Text Link
Text Link
Sponsor Review
Sponsor Review
Ask2 Link
Ask2 Link
Blog Review
Blog Review

Sex dengan PACAR

Hati-hati kalau pacar mengajak berhubungan seks
Hati-hati kalau pacar mengajak berhubungan seks

95 Orang tewas

Penyerangan Mesjid di Pakistan
95 Orang Tewas

HUT Jakarta ke 483

Menyambut Hut Jakarta
HUT Jakarta ke 483

Info KPK

Seleksi Pemilihan Ketua KPK periode 2010-2014
News Updates and Informations

Sentuhan

Sentuhan itu perlu di dalam berpacaran. Contohnya pegangan
Sentuhan

Bagaimana Membuat si Dia jatuh cinta

Ingin menarik perhatian si dia, kamu tidak perlu mobil mewah, pakaian bermerk atau mentraktir di restoran mewah
titel foto

WIFI - GPS System - pantau dan control system Kereta Api

05.36 Reporter: STKIP.YPUP.Makassar 0 Responses
klik dan beri poin penilaianmu di link http://fellowship.plasaindigo.com/index.php/indigo/details/30/1286288579

Wifi and GPS system merupakan konsep system terpadu dalam menyikapi permasalahan Kereta Api di Indonesia yang hampir tiap tahun menelan banyak korban jiwa, sebenarnya di beberapa Negara maju system terapan dalam kereta api telah di integrasi dalam automatic system, namun kenyataannya system yang digunakan di Indonesia menggunakan cara manual sehingga sangat rentan akan terjadinya kesalahan dengan dalih Human Error, mengapa kita tidak belajar dari beberapa pengalaman yang terjadi ?

Read more...

Solusi Global Warming berbasis ICT – Transfer Karbon Dioksida

04.27 Reporter: STKIP.YPUP.Makassar 0 Responses
Vote my idea on indigo contest 2010 klik >> http://fellowship.plasaindigo.com/index.php/indigo/details/32/1286349697

hutan yang terdiri dari tanaman sangat membutuhkan gas CO2 tersebut sebagai bagian dari proses alamiah tumbuhan, walaupun tumbuhan dapat berfungsi menyerap CO2 kemampuan daya serap sangat terbatas karena kebutuhan tumbuhan akan gas tersebut tidak terlalu banyak sehingga perlu dibangun sebuah system terpadu untuk mengurangi gas CO2 tersebut

Read more...

Seni Pertunjukan adalah

02.55 Reporter: STKIP.YPUP.Makassar 0 Responses
Seni Pertunjukan adalah...

Seni Pertunjukan adalah segala ungkapan seni yang substansi dasarnya adalah yang
dipergelarkan langsung di hadapan penonton. Seni pertunjukan dapat dipilah menjadi tiga
kategori yakni:
1. Musik (vokal, instrumental, gabungan)
2. Tari (representasional dan non-representasional)
3. Teater (dengan orang atau boneka/wayang sebagai dramatis personae).(Kasim,
2005).
Agak sulit rasanya untuk membicarakan perkembangan seni pertunjukan di Indonesia
secara keseluruhan, sebab masing-masing kategori (musik, tari dan teater) memiliki
karakter dan kekhasan tersendiri dan sangat kompleks. Oleh sebab itu, saya tidak akan
membahas ketiga kategori di atas, tetapi akan memfokuskan pembahasan hanya pada seni
pertunjukan musik, khususnya musik keroncong.
Akan halnya keberadaan musik keroncong ini, ada beberapa pendapat yang berbeda.
Di satu pihak ada yang mengatakan bahwa sejarah perkembangan musik keroncong
dimulai pada abd ke 17, masa ketika kaum mardijkers, keturunan Portugis mulai
memperkenalkannya di Batavia. Dari tulisan-tulisan A.Th.Manusama, Abdurachman R.
Paramita, S. Brata dan Wi Enaktoe kita dapat memahami bahwa menurut mereka
keroncong bukanlah kesenian asli ciptaan orang-orang Indonesia.
Namun di pihak lain, Kusbini seorang ahli keroncong yang terpandang di Indonesia
berpendapat lain. Dalam suatu ceramahnya yang disampaikan pada acara yang
diselenggarakan oleh Tim Olah Seni Indonesia (TOSI) pada tanggal 28 Desember 1970
di Jogyakarta, ia mengatakan bahwa musik keroncong adalah asli ciptaan bangsa
Indonesia. Oleh sebab itu keroncong adalah asli milik bangsa Indonesia. Lebih lanjut
dikatakan bahwa lagu-lagu keroncong Indonesia memang banyak dipengaruhi dan
diilhami oleh lagu-lagu Portugis abd ke 17, tetapi nada dan iramanya sangat berbeda.
Meskipun ada perbedaan tersebut, patutlah disadari bahwa keberadaan keroncong di
Indonesia dimulai pada abad ke 17, pada saat kedatangan bangsa Portugis ke Batavia.
(Munjid, 2001: 10-12).
Bila ditelusuri ke belakang, sejarah keroncong bermula dari suatu daerah di Batavia
yang bernama kampung Tugu. Sejak pertengahan abad ke 17, di Kampung Tugu tersebut
terdapat sekelompok masyarakat yang mempunyai hubungan erat dengan Portugis yang
*Makalah dipresentasikan pada Seminar Sejarah dengan tema Sejarah Seni Pertunjukan dan
Pembangunan Bangsa yang diselenggarakan oleh Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional
Yogyakarta pada tanggal 17-18 Mei 2006
**Lektor Kepala pada Departemen Sejarah Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas
Indonesia dan Direktur Nilai Sejarah Departemen Kebudayaan dan Pariwisata.
2
disebut dengan Black Portuguese. Namun ada pula pendapat yang mengatakan bahwa
Black Portuguese ini sebenarnya adalah orang-orang yang berdarah Goa, Bengali atau
Coromandel yang dibaptis Katolik oleh tuan/majikan mereka, orang Portugis. Setelah
dibaptis, kemudian mereka mendapat nama Portugis.(Hauken, 2000).
Pendapat lain yang sedikit berbeda mengatakan bahwa ”Black Portuguese” ini adalah
orang-orang bangsa Moor yang menguasai semenanjung Luso-Iberi (sekarang Portugal-
Spanyol) pada abad ke 7 hingga 15. Ketika persekutuan raja-raja Katoloik (Los Reyes
Catolik) merebut kembali wilayah itu sekitar tahun 1492, beberapa di antara bangsa
Moor-yang beragama Islam bersedia dibaptis menjadi Katolik dan kemudian mendapat
nama Portugis. (Paramita, 1976). Meskipun sudah menjadi Katolik, mereka masih
mendapat perlakuan diskriminasi sehingga akhirnya keluar dari Portugis dan Spanyol
dengan cara bekerja dan ikut pada kapal-kapal dagang Portugis dan bekerja sebagai
budak. Sekitar abad ke 17 mereka sampai di Batavia dan kemudian diberi tempat di
Kampung Tugu.
Menurut Manusama yang diperkuat oleh Antonio Pinto da Franca, lagu keroncong
pertama di Indonesia lahir di kampung Tugu sekitar tahun 1661 yang berjudul Moresco,
Kafrinyu, Old Song dan Craddle Song. (Franca, 1970: 106-108). Sekitar tahun 1870-an,
ketika bahasa Melayu mulai populer di Batavia, musik keroncong mulai diminati oleh
orang-orang Indo-Belanda dan orang-orang Indonesia sendiri.
Di tangan orang-orang Indo ini, penampilan keroncong sedikit berubah menjadi lebih
romantis. Lagu-lagu keroncong yang dinyanyikan bersifat asmara merayu untuk merayu
lawan jenisnya. Mereka menyanyikan keroncong di jalan-jalan, di gang-gang kampung
melewati rumah-rumah para noni pada malam hari. (Suadi, 2000:81). Saat itu mulai
dikenal kata-kata asmara serayu seperti ...indung-indung disayang..., hai nona manis dan
lain sebagainya. Sejak dimainkan oleh orang-orang Indo, keroncong menjadi identik
dengan lagu asmara yang melankolis dan merayu.
Namun, pada pertengahan awal abad ke-20 (1920-1942) adalah masa yang dinamis
dalam sejarah perkembangan musik keroncong. Pada masa itu terjadi perubahan dan
perkembangan dari segi alat musik, irama, karakter lagu dan apresiasi terhadap musik
keroncong. Kala itu keroncong mulai memiliki popularitas yang cukup besar, terutama di
kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Jogyakarta dan Solo. Keroncong
mulai diperdengarkan di radio-radio dan mulai direkan pada piringan hitam.
Secara umum, perkebangan keroncong pada abad 20 dipengaruhi oleh musik-musik
Barat seperti irama off-beat dance dan hawaiian. Pengaruh tersebut tampak dalam
penggunaan alat-alat musik dan irama. Pada kurun waktu 1915-1937, datang ke
Indonesia musisi-musisi dari Rusia, Perancis, Belanda, Polandia, Cekoslawakia dan
Filipina, baik perseorangan maupun dalam kelompok-kelompok seperti kelompok
ensamble atau kelompok orkestra (Pasaribu, 1985). Melalui musisi-musisi inilah dunia
musik Indonesia, temasuk keroncong berkenalan dengan alat-alat musik, seperti cello,
string bass, flute dan gitar melodi. Juga mulai bersentuhan dengan irama musik jazz offbeat
dance dan hawaiian.
Diilhami oleh populernya permainan musik Barat, keroncong mulai mengadopsi
unsur-unsur musik Barat tersebut. Dalam musik keroncong mulai dipergunakan alat-alat
musik seperti flute, cello, string bass, gitar melodi dan biola menjadi susunan standar
pembentuk musik keroncong. Lagu-lagu yang dimainkan pun bertema romantis dengan
syair asmara merayu yang menjadi pilihan dan tampak semakin diminati.
3
Mulai tahun 1920-an, banyak lahir kelompok-kelompok keroncong di kota-kota besar
seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta dan Solo. Dan sebagian pemainnya
terdiri dari orang-orang Belanda. Dengan adanya unsur-unsur pemusik Barat, terutama di
Jakarta, Surabaya dan Bandung, mendorong timbulnya ”cap barat” pada musik
keroncong. ”Cap barat” itu semakin diperkuat oleh kenyataan perilaku para pelaku dan
penikmat keroncong yang agak ekslusif. Kebiasaan bernyanyi sambil minum minuman
keras, dansa-dansi, pesta-pesta dengan meniru budaya barat. Namun tidak demikian
halnya di daerah Jawa Tengah (Jogyakarta, Solo dan Semarang). Di Jawa Tengah
keroncong berakulturasi dengan musik tradisional setempat seperti gamelan. Fungsi alat
musik diidentikkan dengan fungsi alat musik dalam gamelan. Bass diidentikkan dengan
gong, cello dengan kendang, gitar dan biola atau suling dengan gambang serta rebab.
Lagu-lagu dari Jawa Tengah lebih tenang dan lembut. Irama dan perpindahan nadanya
lebih lambat, sehingga memungkinkan banyak cengkok dalam menyanyikan lagunya.
Cara menyanyikan dengan banyak cengkok juga identik dengan cara menyanyi lagu-lagu
Jawa. Sehingga berkembang satu bentuk atau corak musik keroncong yang dikenal
dengan langgam (kroncong Jawa).
Akan halnya keberadaan awal musik keroncong di Indonesia, ada dua tempat yang
berperan dalam sejarah keroncong, yakni Kampung Tugu dan Kampung Kemayoran di
Batavia. Sampai sekarang masyarakat Kampung Tugu masih tetap memainkan keroncong
khas mereka dengan menyanyikan lagu-lagu berbahasa Portugis seperti Moresco,
Prounga, Kafrinyu, Craddle Song dan Old Song. Orang-orang Kampung Tugu membuat
sendiri alat-alat musiknya yang dibuat dari kayu waru dan kayu kembang kenanga.
Selain itu, tradisi minum-minuman keras sambil bermain musik masih mereka jalankan.
(Sinar harapan, 9 September 1978).
Komunitas kedua adalah Kampung Kemayoran. Pada wal abad ke 20 di Kampung
Kemayoran pernah bermukim beberapa musisi keroncong terkenal seperti Atingan,
J.Dumas, Kramer, Any Landow dan Ismail Marzuki. Istilah de Krokodillen (buaya
keroncong) kemungkinan berasal dari sini. Dari musisi Kampung Kamyoran ini pula lahir
sebuah lagu yang berjudul ”Keroncong Kemayoran”. Dari catatan yang diberikan
Kusbini tahun 1935, lagu Keroncong Kemayoran memiliki beberapa kesamaan dengan
lagu-lagu Portugis orang-orang Kampung Tugu, baik irama maupun cengkoknya.
Perbedaannya hanya terletak pada syairnya yang berbahasa Melayu dan bersifat
improvisatoris.
II
Berkuasanya Jepang di Indonesia menjadi faktor penting yang mempengaruhi
perkembangan dan perubahan keroncong dalam perjalanan sejarahnhya. Untuk
memahami pengaruh Jepang dalam perkembangan dan perubahan musik keroncong, ada
dua strategi yang dijalankan Jepang dalam melancarkan misinya. Pertama, pandangan
dan sikap Jepang terhadap kebudayaan Indonesia dengan maksud ”mengambil hati”
rakyat Indonesia. Kedua, strategi propaganda Jepang untuk mendekati golongan Islam.
Kedua alasan tersebut dilakukan untuk mencari simpatik rakyat Indonesia
Pada masa pendudukan Jepang, mereka memilki misi yang disebut dengan ”perang
suci” melawan imperialisme barat. ”Perang suci” itu dilakukan dalam setiap aspek,
termasuk kebudayaan. Melalui lembaga kebudayaannya, Keimin Bunka Shidosho yang
berada di bawah badan propaganda Sendenbu, Jepang berusaha menghapus unsur-unsur
4
budaya barat dalam kesenian Indonesia, dan secara bersama-sama mengembangkan dan
memasyarakatkan kesenian asli Indonesia dan kesenian Jepang. Semua itu dilakukan
dalam semangat sebagai bagian dari bangsa Asia Raya. Keroncong yang sebelumnya
telah mendapat ”cap barat”, mendapat sorotan khusus.
Melalui bagian seni suara Keimin Bunka Shidoso, banyak masuk aspirasi yang
menginginkan dihapusnya unsur-unsur barat dalam keroncong. Unsur-unsur barat itu
dimaksudkan bukan pada teknis musik, tetapi lebih pada syair yang bersifat asmara
merayu dan perilaku pemusik dan peminat keroncong yang ada di kota-kota besar. Oleh
sebab itu, pada Agustus 1943, Jepang mengambil sikap dan tindakan melarang musik
keroncong yang dianggap kebarat-baratan itu. Musik keroncong diarahkan ke arah yang
lebih ketimuran, menjadi lebih sopan dan dianggap lebih bermoral. Tidak ada lagi syairsyair
asmara dengan kata-kata merayu yang dianggap melemahkan bangsa Indonesia.
Tidak ada lagi keroncong yang dinyanyikan berkeliling di jalan-jalan, dansa-dansi dan
mabuk-mabukan. Dan hal ini berlangsung sampai sekarang.
Pada jaman Jepang ini pula lahir banyak lagu-lagu keroncong yang bertemakan cinta
tanah air atau kepahlawanan seperti ”Suci”, ”Hanya Engkau” dan ”Jembatan Merah”.
Dan pada saat itu pula lagu ”Bengawan Solo” mulai dikenal dan bahkan sampai ke negeri
Jepang. Tema ”Kepahlawanan” dan ”Cinta Tanah Air” tetap bertahan bahkan setelah
Jepang meninggalkan Indonesia. Lagu ”Selendang Sutera”, ”Sepasang Mata Bola” dan
”Melati di Tapal Batas” adalah contoh lagu yang lahir setelah tahun 1945.
Sementara adanya pendapat yang berbeda mengenai keberadaan musik keroncong di
Indonesia, apakah merupakan musik asli Indonesia atau bukan, sebaiknya tidak perlu
diperdebatkan. Sangat sulit untuk mengatakan jenis musik tersebut asli ciptaan orang
Indonesia sebab menurut catatan atau sumber yang ada, musik tersebut adalah kesenian
yang lahir dari orang-orang yang mempunyai hubungan erat dengan orang-orang
Portugis. Namun, musik keroncong yang berkembang di Indonesia pun bukanlah jenis
musik keroncong asli Portugis. Yang bisa dikatakan adalah telah terjadi akulturasi atau
percampuran antara musik keroncong yang berasal dari Portugis dengan musik-musik
atau budaya yang ada di Indonesia. Demikian pula dengan jenis-jenis musik lainnya yang
banyak mendapat pengaruh luar seperti pop, jazz atau blues.
Agaknya, sekarang masyarakat Indonesia secara umum mengenal musik keroncong
sebagai sebuah kesenian musik khas Indonesia yang memiliki irama yang dinamis,
melodius dan teknik bernyanyinya dengan cengkok khusus, dibawakan oleh pemain
musik dan penyanyi yang sopan dan tidak banyak gerak dan gaya, sehingga terkesan
kaku. Banyak orang mengganggap keroncong adalah musik untuk kalangan orang tua.
Pada hal bila ditelusuri ke belakang, sebenarnya musik jenis ini justru dinyanyikan oleh
kalangan muda untuk merayu para nona-noni


Read more...

Istilah GRUNGE pertama kali

02.50 Reporter: STKIP.YPUP.Makassar 0 Responses
Istilah GRUNGE pertama kali

Istilah GRUNGE muncul pertama kali pada awal tahun 90′an saat Nirvana melejit lewat singlenya Smeel Like Teen spirits. Grunge merupakan perpaduan antara Heavy Metal dengan Punk dengan dasar sound yang muncul ala the Stooges dan Black Sabbath. Meski suara gitarnya mirip musik metal 70′an, tetapi estetika Grunge jauh berbeda dari musik metal tsb. Lirik dan musiknya lebih mengarah ke punk dan idealisme indie seperti aliran American Hardcore awal ‘80an.
Berikut saia memilih tiga band Grunge yang di nilai berpengaruh besar dalam perkembangan aliran musik tersebut yaitu diantaranya Nirvana, SoundGarden dan Pearl Jam(ketiganyaterbentuk di Seattle, Washington) yang kerap di jadikan acuan bagi pengusung grunge yang lain seperti Stone Temple Pilots, CandleBox, SilverChair, Everclear, Bush dan Seven Mary Three.
SOUND GARDEN

Meski dipengaruhi oleh blues rock Led Zeppelin dan rif-rif slow yang murung ala Black Sabbath, SoundGarden bukanlah band Metal. Musik mereka memiliki cita rasa punk seperti band D.I.Y lainnya dan sentuhan humor yang ironis serta cerdas khas band UnderGround Amerika dipertengahan’80an.Kekuatan Vocal Chris Cornel dan rif gitar Kim Thayil yang lebar menjadikan ciri utama musik SoundGarden. Ciri khas pula yang membawa mereka keluar dari jalur Underground dan menjadi band Grunge pertama yang masuk ke dapur rekaman berlabel indie, Sup Pop dan kemudian naik ke Major Label.Sejarah Soundgarden dimulai saat tiga sahabat dari lilinois yaitu Kim Thayil(Guitar), Hiro Yamamoto(Bass) dan Bruce Pavitt kuliah di Olympia, Washington tahun 1981. Ketimbang menyelesaikan kuliah, merekabertiga malah lebih suka bergelut di arena musik Underground di Washington. Pavitt yang tidak piawai main musik menjadi pendiri label Sub Pop.Yamamoto lalu membentuk band di tahun 1984 dengan teman sekamarnya yaitu Chris Cornell(Vocal) yang berasal dari Seattle dan pernah menjadi drumer dibeberapa band. Setelah Thayil dan Scot Sundquist(Drum) bergabung band itu pun lalu di beri nama SoundGarden. Dan pada tahun 1986 Scot keluar dari posisinya lalu diisi oleh Matt Cameron, Soundgarden kemudian merilis single Hunted Down di bawah label Sub Pop tahun 1987 sebelum merilis EP Screaming Life(1987) dan EP kedua FOPP(198 menjadi Hit di kalangan Underground sehingga mereka langsung dilirik pihak Major Label. Baru setelah merilis Ultramega OK(198 di bawah label indie SST, Soundgarden melompat ke perusahaan besar A&M Records dan merilis Louder Than Love(1989). Yamamoto kemudian keluar untuk meneruskan sekolahnya, padahal album Louder mendapat nominasi Grammy Award. Jason Everman, mantan drumer Nirvana sempat mengisi kekosongan sebelum Ben Shepard bergabung tahun 1990.
Setahun kemudian, album Badmotorfinger dirilis, meski di nilai bagus dan sempat mencetak beberapa hit, album ini kalah sukses dengan Nevermind milik Nirvana yang di rilis bersamaan. Oleh pihak A&M, Soundgarden lalu di pasarkan sebagai band metal dan mengikutkan mereka dalam tour Use Your Illusion Guns ‘N Roses. Andil mereka dalam tour G’NR ini terangkat. Kesuksesan album Temple of the Dog(tribut to Andrew Wood) yang di kerjakan oleh Cornell dan Cameroon bareng Pearl Jam juga membuat Soundgarden semakin populer. Puncaknya, album Superunknown(1994), terjual lebih dari tiga juta keping dan meraih dua Grammy lewat single Black Hole Sun. Tetapi sangat di sayangkan kolompok yang di kenal dengan anti drugs ini tidak bertahan lama. Setelah merilis Down on the Upside(1996) yang meraih platinum dengan hit Pretty Noose, dan tampil di Lollapalooza, mereka memutuskan bubar pada bulan April 1997. Kabarnya para personilnya Soundgarden sudah tidak lagi sepaham dan memilih untuk mengerjakan proyeknya sendiri-sendiri.
NIRVANA

Lewat album kedua mereka yang bertajuk “Nevermind” Nirvana dianggap berjasa dalam mempopulerkan punk, post punk dan indie rock sehingga aliran tsb menjadi mainstream di Amerika.Sound Nirvana sendiri mirip Black Sabbath dan Cheap Trick dengan pengaruh dari band-band indie rock seperti The Vaselines dan Meat Pupppets. Jadilah musik Nirvana yang berideologi indie dengan melodi pop dan distorsi heave metal.
Sejarah Nirvana di awali oleh pertemuan Kurt Cobain(Guitar/Vocal) dan Krist Novoselic(Bass) lewat Buzz Osboume(leader dari grup The Melvins) di Aberdeen(dekat Seattle) pada tahun 1985. Meski memiliki latar belakang keluarga yang berbeda(keluarga Krist cukup harmonis sedangkan orang tua Kurt telah bercerai), mereka sama-sama menyukai musik hardcore punk. Kurt yang pernah gabung dengan band Punk yang bernama Fecal Matter kemudian membentuk Stiff Woodies bersama Krist. Waktu itu Kurt main drum dan krist pegang bass. Posisi
Gitar dan vocal diisi oleh pemain tambahan sebelum Kurt memutuskan untuk menjadi gitaris sekaligus vocalis. Bersama drumer Aaron Burkhart, nama Stiff Woodies di ganti menjadi Skid Row, lalu di ubah lagi pada tahun 1987 menjadi Nirvana setelah setahun sebelumnya Aaron Burkhart keluar dan digantikan oleh Chad Channing. Nirvana kemudian membuat sepuluh demo bersama produser Jack Endino yang menawarkan demo tsb ke Jonathan Poneman, salah satu pendiri label Sub Pop(bareng Bruce Pavitt). Di bulan Desember 1988, Nirvana pun merilis single pertama lewat Sub Pop yang berjudul Love Buzz milik kelompok rock tahun 70′an asal Belanda, Shocking Blue. Single ini cukup sukses sehingga Nirvana langsung merilis debut album yang pertama yaitu Bleach(1989) dengan biaya hanya 600 dollar. Perlahan tapi pasti Bleach menjadi hit di radio-radio di kampus dan Nirvana secara konsisten mengadakan tur bersama gitaris kedua yaitu Jason Everman meski namanya di tulis di sampul kaset tetapi tidak main di satu lagupun. Jason kemudian meninggalkan Nirvana dan bergabung dengan Soundgarden kemudian Mindfunk.Bleach terjual sekitar 35.000 keping dan menjadi album favorit di kampus-kampus. Setelah merilis single Sliver, Dive bersama Butch Vig dan drumer Mudhoney, Dan Peters, Dave Grohl(eks hardcore band, Scream) masuk dan menjadi drumer tetap di Nirvana. Mereka lalu menggarap album keduanya yang bertajuk Nevermind di bawah label raksasa yaitu Geffen Records yang di rilis pada September 1991, setelah tur ke Eropa bareng Sonic Youth.
Lagu empat chord yang berjudul Smell Like Teen Spirits single dari album Nevermind ternyata meraih sukses berat. Videonya terus menerus diputar di salah satu stasiun music MTV dan menerobos Top Ten AS. Ditangga album Nevermind bahkan mengalahkan album milik Michael Jackson(Dangerous) dan sekaligus meraih triple platinum. Bukan hanya dunia industri musik yang di kejutkan oleh sukses besar tersebut, tetapi juga para personil Nirvana sendiri. Mereka tampaknya tidak siap mental untuk menerima kesuksesan tersebut. Popolaritas membuat ketiganya tertekan dan mulai bertingkah aneh dengan aksi panggung yang selalu di akhiri dengan perusakan alat-alat musik yang ada di panggung. Tekanan ini juga membuat Kurt dekat dengan obat-obat sialan itu. Pernikahan Kurt dengan Courtney Love(Hole) tahun 1992, tidak memperbaiki keadaan. Kurt semakin kecanduan obat, Love bahkan di kabarkan juga mengkonsumsi obat-obat sialan itu pada saat hamil putri mereka, Frances Bean. Masalah pribadi membuat Nirvana tidak menggarap album baru, sebagai gantinya mereka merilis Incestiside(1992) yang merupakan kumpulan-kumpulan single lama. Baru di tahun 1993 mereka merilis album In Utero bersama produses Steve Albini. Album ini sukses di pasaran dengan Hit Heart Shaped Box dan All Apologies. Kesuksesan Nirvana Nirvana tidak diikuti dengan kesembuhan Kurt, Kurt semakin tenggelam dalam depresinya dan beberapa kali berusaha untuk bunuh diri. Puncaknya, Kurt dikabarkan meninggal akibat bunuh diri dengan menembakan kepalanya sendiri pada bulan April 1994. Kematian Kurt membuat Krist dan Dave memutuskan untuk membubarkan Nirvana. Sebelumnya, mereka merencanakan merilis album MTV Unplugged(1994) dan From Muddy Banks of the Wishkah(1996) secara live version. Dua mantan personil Nirvana kemudian membentuk grup baru. Krist membentuk trio Sweet 75 dan Dave menjadi Gitaris dan vocalis Foo Fighters.
PEARL JAM

Pearl Jam bangkit dari puing-puing Mother Love Bone yang di tinggal mati Vocalisnya, Andrew Wood akibat Over Dosis pada tahun 1990. Setahun kemudian gitaris Stone Gossard dan bassis Jesf Ament merekrut Mike Mc Cready(lead guitar), Eddie Vedder(vocal), dan Dave Krusen untuk membentuk Pearl Jam. Pada awal tahun 1992 mereka merilis debut album yang bertitle Ten saat itu industri musik mulai bisa menerima aliran lewat kesuksesan Nirvana. Ten langsung melejit menyamai jumlah penjualan Nevermind dengan tiga hit Alive Evenflow, dan Jeremy. Pearl Jam pun dikenal lewat musik yang memadukan rif heavy rock tahun ‘70-an dengan post-punk ‘80-an.
Tak lama setelah merilis album, drumer Krusen mengundurkan diri dari posisinya lalu langsung di isi oleh Dave Abruzzese. Bersama Abruzzese, Pearl Jam menggelar tour keliling Amerika termasuk konser Lollapalloza II. Meski namanya mulai naik daun, popularitas nampaknya menjadi hal yang tabu oleh para personel Pearl Jam. Mereka menolak membuat video untuk lagu-lagu seperti (Daughter, Animal, Rearview Mirror) dari album kedua Vs(1993). Padahal sebelumnya video Jeremy menjadi video terbaik versi MTV. Selain menolak membuat klip, Pearl Jam juga menolak menggelar konser di stadion besar. Mereka lebih suka pentas kecil termasuk di halaman kampus. Tur keliling Amerika tersebut akhirnya batal karena perselisihan Pearl Jam dengan Ticketmaster yang menjual harga tiket diatas 20 dollar. Pada tahun 1994 Pearl Jam kembali masuk ke studio rekaman dan menggarap album Vitalogy.
Setelah rampung, mereka memecat Dave Abruzzese dan merekrut mantan drumer RHCP (Eleven Jack Irons). Irons adalah sahabat lama Vedder yang dulu sempat ditawari untuk bergabung sebelum masuknya Krusen pada waktu awalnya Pearl Jam terbentuk. Dua minggu pertama, meski di rilis dalam jumlah terbatas(Vitalogy) telah bertengger di tangga lagu Top 60. Begitu dirilis dalam jumlah besar album ini meraih multi platinum dan menerobos ke posisi teratas tangga lagu dengan hit Immortality. Sementara itu para personel Pearl Jam meneruskan tuntutan mereka pada Ticketmaster di tahun 1995.
Pada tahun itu pula, Pearl Jam tampil dalam album Neil Young lewat lagu Mirror Ball. Setelah itu masing-masing personelnya sibuk dengan berbagai proyek sampingan. Eddie sibuk menjalani tur bareng Hovercraft yang ia bentuk pada tahun 1994, Stone mendirikan perusahaan rekaman indie dan McCready membentuk MadSession bareng vocalis Alice In Chains, Layne Stayley(Above). Album keempat, No Code menandai kemunduran popularitas. Eksperimen musik yang mereka lakukan di album ini membuat para penggemar Pearl Jam terkejut. Album No Code banyak menampilkan lagu-lagu bertempo lambat seperti Off He Goes, I’m Open, dan Around The Bend. Perselesihan dengan tiketmaster juga membuat band ini tidak menggelar tur.
Praktis di tahun 1997 nama Pearl Jam seakan tenggelam. Mereka lalu bangkit lewat Yield(1998). Di album ini Pearl Jam kembali menggeber musik hard rock dan menggelar konser-konser besaran. Dialbum ini pula Ament dan McCready mulai menulis lagu secara penuh—sebelumnya hanya Gossard dan Vedder yang menulis lagu pada setiap albumnya. Terakhir, Pearl Jam merilis album live yang berjudul Live On Two Leg di akhir tahun 1998.


Read more...

Ciri Comment yang baik : No Broken Link | Max 150 karakter huruf | 3 karakter smile icon | No Referals link | 1 link page source | Bahasa yang mudah dimengerti | No Spam and Pornography | ----Update Filter comment berlaku---- | Terimakasih
Google

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Subscribe to Gallery Fadli by Email
Undergoing MyBlogLog Verification

Pengikut